Jumat, April 10, 2009

Ketakutanmu

masih terngiang
bisikmu di malam buta
tentang ketakutan
kelebat ajal jika datang menjemput sebelumku
bagimu
kesetiaan adalah sepanjang nafas
yang kau baktikan benar-benar
dari kaki hingga ujung rambut

inginmu
aku mati lebih dulu
dan nisan itu menjadi kunci
ruang hati yang menutup kembali

entah kenapa
kau selalu takut menjemput ajal sebelumku
'aku tenang di sisimu'
bisikmu setiap menjelang tidur

0 komentar:

Posting Komentar