Minggu, April 26, 2009

Di Selasar Subuh Ketelanjangan

Pada cium cumbu itu di selasar subuh
kucoba bisikkan larik baris nubuah
agar aku dan kau tak larut sungguh
dalam bercintaan dangkal yang hanya berpuas lelah

bahwa dekap dan peluk kita adalah karamah
bagi hasrat-hasrat jiwa pemuja syariah
upaya lah rintih selalu jaga dalam puja-puji kalimah
sembari nafas mengikat kalam menata desah

Di selasar subuh ketelanjangan
usai zikir terakhir di sajadah hamparan
mufakatkan nawaitu pada kenikmatan
untuk buih-buah rahimmu nantinya kebanggaan

0 komentar:

Posting Komentar