Bung Huldi
Nakhoda ulung tak lahir dari laut yang tenang.
Home
goenawan mohammad
kompas.com
korankaltim.com/
Senin, Oktober 05, 2009
sajak pertengkaran
dalam diam
aku membaca
jejak karang
yang membatu
di laut
hatimu
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Bagikan ke Pinterest
« Posting Lebih Baru
Posting Lama »
Beranda
0 komentar:
Posting Komentar
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
About Me
huldi amal
orang biasa, punya keluarga, tapi tak ingin berhenti belajar. menganggap hidup adalah sekolah yang sejatinya. Panggil saja saya, bung Huldi. Nama yang kerap jadi tersangka dalam kasus kejatuhan manusia pertama.
Lihat profil lengkapku
POPULAR POST
Seni Berdiskusi dan Seni Aktualisasi Diri
Selasa sore. Jarum jam menunjuk pukul 3. Saya kembali ke rumah. Perut yang melilit, rumah dalam keadaan kosong, memaksa saya kembali ke keb...
Wawancara dengan Gus Acep Zamzam Noor
Bersama Kang Acep di Hotel Lesong Batu Perbincangan singkat ini, coba saya sarikan menjadi berita. Meski saya yakin banyak reduksi yang...
Puisi Orang Bangun Kesiangan
Jemari merunut untaian tasbih kala mentari bersiap pamer kepada semua penghuni bumi tilawah tak kan pernah habis semuanya bertawaf memuji ba...
Labels
Arsip Blog
►
2020
(6)
►
November
(1)
►
September
(1)
►
Juli
(4)
►
2014
(4)
►
September
(2)
►
Mei
(2)
►
2013
(17)
►
Desember
(1)
►
November
(1)
►
Oktober
(2)
►
September
(2)
►
Agustus
(1)
►
Juni
(5)
►
Mei
(5)
►
2011
(1)
►
Februari
(1)
►
2010
(19)
►
September
(1)
►
Agustus
(3)
►
Mei
(4)
►
April
(3)
►
Maret
(3)
►
Februari
(4)
►
Januari
(1)
▼
2009
(54)
►
Desember
(1)
►
November
(6)
▼
Oktober
(5)
lembar doa menuju samudera yang ribuan pena tak ak...
pulang
Tentang rindu seperti nyala suar yang menunjuk ara...
sajak pertengkaran
sajak yang lahir dari senyuman pertama Zahra
►
September
(5)
►
Agustus
(1)
►
Juli
(1)
►
Juni
(1)
►
Mei
(8)
►
April
(14)
►
Maret
(3)
►
Februari
(3)
►
Januari
(6)
►
2008
(4)
►
Desember
(4)
0 komentar:
Posting Komentar