aku akan pulang
seperti pinta bulan
sembari menggamit lengan malam
yang kian menua
seperti kau yang telah mengirimkan puisi sunyi malam tadi
yang membuat aku tiba-tiba bertanya
"sejak kapan kucecap asin kenangan"
dari dua aliran sungai
yang tak tahu kemana muara
terlebih arah pulang:
ke bola mataku?
aku akan pulang
tak seperti cintamu itu
seakan lahir dari rahim sajak yang tersakiti
seperti pinta bulan
sembari menggamit lengan malam
yang kian menua
seperti kau yang telah mengirimkan puisi sunyi malam tadi
yang membuat aku tiba-tiba bertanya
"sejak kapan kucecap asin kenangan"
dari dua aliran sungai
yang tak tahu kemana muara
terlebih arah pulang:
ke bola mataku?
aku akan pulang
tak seperti cintamu itu
seakan lahir dari rahim sajak yang tersakiti

0 komentar:
Posting Komentar