Senin, Mei 18, 2009

aku selalu mengenalmu, sayangku

tubuh ini baru saja rebah
belum juga mata ini mengetuk pintu istirah

di ranjang kita yang tak empuk itu
setelah penat menjajah dan matahari merajam kulitku siang tadi

kau bisik tentang ketakutanmu
"jika matamu buta, bisakah kau mengenali bentuk wajahku"

setengah kantuk, jawabku
jari-jari ini selalu bisa mengenali tiap lekukan landai kedua payudaramu, sayang
dan aku tak kan pernah tergelincir...

0 komentar:

Posting Komentar