Rabu, Desember 24, 2008

Sempurnakan Hajat Kami,Ya Rabb!

Hari ini, terasa ada kegembiraan yang membuncah dan nyaris memenuhi rongga dadaku. Doa kami Kau dengar ya Allah, batinku dalam hati. Setelah menanti dengan penuh harap,akhirnya istriku bisa lulus dalam ujian CPNS di KPUD Kaltim.
Aku merasa dia begitu beruntung. Tapi, semuanya kembali pada ke-Rahman-an dan ke-Rahiman-Nya. Betapa tidak. Banyak yang begitu mendambakan profesi sebagai PNS. Di negeri yang kaya sumber daya alam (SDA), Kutai Kartanegara, yang aku pijaki saat ini, banyak orang yang rela membayar jutaan rupiah untuk menjadi tenaga honorer. Impiannya,suatu saat terangkat jadi abdi Negara.


Allah Maha Pemurah. Dia menunjukkan bahwa setiap doa yang dipanjatkan dengan tulus, dibarengi keluhan hati yang penuh harap, serta kepasrahan akan Qada’, diijabahi-Nya.
Yah, tanpa harus honor sekian tahun, akhirnya ia bisa jadi PNS seperti yang didambakannya. Aku tentu gembira. Meski dia harus meninggalkan pekerjaan dosen di Unikarta,Tenggarong. Aku mengerti kenapa dia enggan jadi dosen. Sebab, dia sendiri merasa selalu kurang akan ilmu dan tidak ingin para mahasiswa yang dikuliahinya menjadi korban. Walaupun kecewa, aku tetap membenarkannya.
Hanya saja, ada hal yang masih menjadi ganjalan. Beberapa persyaratan yang harus dilengkapi sempat sulit untuk dipenuhi. Mudah-mudahan, itu tidak menjadi hambatan yang berarti. Aku berusaha agar semuanya lengkap. Ya Allah, sempurnakan hajat kami. Sempurnakan nikmat yang engkau berikan. Jika ini adalah ujian-Mu, berilah petunjuk untuk menjalaninya. Jika ini benar nikmat-Mu, ajari kami cara mensyukurinya.

0 komentar:

Posting Komentar