kepak sayap camar telah irama
yang abadi dari teluk yang terjauh
semenjak aku mendengar legenda
ikan-ikan yang berthawaf
di bawah duli
karang-karang
menghidupi
semenjak itu pula, laut
aku belajar mengabadikan rindu
pada kekasihku
serupa ombak
yang tak pernah sepi
dari bibir pantaimu
Kau bertanya,
lautan mana perajin gelombang
dan degar jantera para nakhoda?
seperti pada lekuk tubuhmu
ada angin berkesiuh
karang melagu dan semenanjung bersenandung
mengantarkanku melabuh di bibirmu
duhai...kekasih senjaku
Rabu, Mei 05, 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar