Jumat, April 23, 2010

kidungMu


di dingin yang paling gigil,
aku gagu
tapi tersebut namaMu.

apakah Engkau yang berbisik di dinding lathifah,
di pintu percabangan,
saat seluruh suaraku disedot gema
dan hiruk pikuk raga?

Aku sungguh belum mengenal
kidung dan nyanyiMu, Gusti...

belum juga lebur gairah ini
ke cenderung jiwa
dan kebahasaan Cinta

0 komentar:

Posting Komentar