: Uni Eka Wirawati Amal
kau yang menyalakan lilin
di hari ulang tahunku
aku lalu seperti menghitung detik-detik
yang luruh
terjatuh
bersama embun bening dua matamu
seakan sekian waktu
kembali kau nyalakan di lilin itu
lalu yang mana hendak aku padamkan
jika pejam mata kau
adalah diam
serupa karang di semenanjung kesetiaan
maka biarkan embun di matamu pulang
tinggalkan jejak yang paling sajak
untuk setiap esok yang juga kelak
karena kau juga yang akan selalu
menyalakan lilin di hari ulang tahunku....
Kutulis di hari ulang tahunku, 29 Oktober 2009
kau yang menyalakan lilin
di hari ulang tahunku
aku lalu seperti menghitung detik-detik
yang luruh
terjatuh
bersama embun bening dua matamu
seakan sekian waktu
kembali kau nyalakan di lilin itu
lalu yang mana hendak aku padamkan
jika pejam mata kau
adalah diam
serupa karang di semenanjung kesetiaan
maka biarkan embun di matamu pulang
tinggalkan jejak yang paling sajak
untuk setiap esok yang juga kelak
karena kau juga yang akan selalu
menyalakan lilin di hari ulang tahunku....
Kutulis di hari ulang tahunku, 29 Oktober 2009

0 komentar:
Posting Komentar