Mungkin telah tanak letih
Yang kita jerang semalaman
Mengapa gairah tak jua jera
Usai senggama tak sudah-sudah?
Hingga terjaga
kita dapati pagi tersengal
bibir selimut ikut menggigil
setelah ditelikung rasa mabuk paling kemaruk
maka,
usai telimpuh kita
pada hasrat yang paling purba
lalu nantikan pertempuran lebih gelora
Samarinda, 2009
Yang kita jerang semalaman
Mengapa gairah tak jua jera
Usai senggama tak sudah-sudah?
Hingga terjaga
kita dapati pagi tersengal
bibir selimut ikut menggigil
setelah ditelikung rasa mabuk paling kemaruk
maka,
usai telimpuh kita
pada hasrat yang paling purba
lalu nantikan pertempuran lebih gelora
Samarinda, 2009

0 komentar:
Posting Komentar