Lubang yang mengapit itu
Katamu menjepit, membuat nikmat
Gelinjangmu, detak jantung yang terhenti sesaat
Ada yang lebih nikmat dari lubang itu, kata Jenar.
Engkau mencari kenyang di sudut mal itu
Di sebuah kedai siap saji
dengan minuman yang menusuk hidung kala bersendawa
kenyang oleh sekerat roti dan segelar air putih
tak beda dengan kenyang berjenis makanan, kata Ihwan Al-Shafa.
Sang munafik berujar jujur, 'aku bukan lah Sang Makrifat’
Katamu menjepit, membuat nikmat
Gelinjangmu, detak jantung yang terhenti sesaat
Ada yang lebih nikmat dari lubang itu, kata Jenar.
Engkau mencari kenyang di sudut mal itu
Di sebuah kedai siap saji
dengan minuman yang menusuk hidung kala bersendawa
kenyang oleh sekerat roti dan segelar air putih
tak beda dengan kenyang berjenis makanan, kata Ihwan Al-Shafa.
Sang munafik berujar jujur, 'aku bukan lah Sang Makrifat’

0 komentar:
Posting Komentar