percayalah, aku selalu lelakimu
yang pulang
semalam
aku, matahari dan bayang-bayang
mengetuk pintu sebelah barat
beringsut ke sisimu yang menjelang
sebab lelakimu selalu ingin pulang,
percayalah
kerna aku dan bayang-bayang
lalu hilang
ketika dekapmu tak lekang
kecup bibirmu menjelmakan sejuta kunang-kunang
yang pulang
semalam
aku, matahari dan bayang-bayang
mengetuk pintu sebelah barat
beringsut ke sisimu yang menjelang
sebab lelakimu selalu ingin pulang,
percayalah
kerna aku dan bayang-bayang
lalu hilang
ketika dekapmu tak lekang
kecup bibirmu menjelmakan sejuta kunang-kunang

0 komentar:
Posting Komentar